Bupati Solok Laksanakan FGD Pengembangan Produk Berbasis Tomat

Gusmal
Bupati Solok, H. Gusmal, S.E., M.M., bersama UNP melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Selasa 24 November 2020?di Aula Kesbangpol Kab. Solok.

Terkini.id, Solok Bupati Solok, H. Gusmal, S.E., M.M., laksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), tentang pelaksanaan kegiatan Pengembangan Inovasi dan Hilirisasi Produk Berbasis Tomat yang Berwawasan Lingkungan pada Masyarakat Petani, di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, pada hari Selasa 24 November 2020, di Aula Kesbangpol Kab. Solok.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Koor Ekbangkesra, Medison, Kepala Barenlitbang, Erizal, Kepala DPMN, Ferisnovel, Kadis Perikanan & Pangan, Admaizon, Kadis Koperindag, Eva Nasri, Wakil Rektor UNP, Prof. Dr. Yasri, M.S., Ketua Prodi S3 Lingkungan & Pembangunan FE UNP, Prof. Dr. Hasdi Aimon, M.Si., Tim Ahli kegiatan, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., Dr. Syamwil, M.Pd., dan Drs. Zul Azhar, M.Si., beserta Camat Lembah Gumanti, Zaitul Ikhlas.

Pada sambutannya, Bupati Solok menyebutkan bahwa sektor pertanian merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi dan masyarakat secara umum, serta menunjukkan bahwa sektor yang handal dan mampu bertahan dalam krisis serta berperan sangat besar dalam perekonomian nasional. Dan juga sektor pertanian yang potensial di Kab. Solok ialah sub-sektor pertanian tomat, maka sub-sektor tersebut merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani tomat.

“Maka dari itu, kegiatan kerjasama ini kita harapkan dapat mencarikan solusi untuk memecahkan masalah agar petani tomat tidak rugi saat panen raya, salah satunya ialah dengan mencarikan hilirisasi produk berbasis tomat, yaitu Produksi Olahan Tomat”, tutur Gusmal.

Gusmal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak UNP yang telah menjadikan daerah di Kab. Solok sebagai wilayah pengembangan inovasi dan hilirisasi tomat. Pada sambutannya, Wakil Rektor UNP menerangkan kegiatan inovasi dan hilirisasi tomat yang berwawasan lingkungan pada masyarakat petani di Kab. Solok ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani tomat di Kab. Solok melalui beberapa langkah, yaitu:

  1. Penyuluhan tentang diversifikasi produksi tomat dengan hilirisasi produk berbasis tomat.
  2. Pengembangan keterampilan membuat produk berbasis tomat yang berdaya saing ekspor yang berwawasan lingkungan.
  3. Meningkatkan pendapatan petani melalui pelatihan membuat jenis produk berbasis tomat.

Menarik untuk Anda:

Diantaranya cara pemecahan masalah untuk meminimalisir kerugian petani saat panen ialah:

  1. Mencarikan hilirisasi produk berbasis tomat.
  2. Melatih masyarakat petani tomat dan home industri untuk menambah pengetahuan dan keterampilan menaikkan nilai tambah produksi tomat dengan berbagai inovasi.
  3. Membantu masyarakat dengan alat-alat yang dibutuhkan untuk pelatihan.
  4. Menyediakan instruktur penyelesaian masalah.
  5. Merancang desain produk berbasis tomat agar berdaya saing dan bernilai tinggi.
  6. Membentuk sentra-sentra produk tomat yang bisa untuk mengumpulkan produk tomat bisa diekspor ke wilayah lain.

“Salah satu inovasi/hilirisasi yang akan kita lakukan ditahap awal ini, ialah dengan mengolah tomat menjadi 3 jenis produk, seperti saus tomat, selai tomat, dan dodol tomat. Selain itu kita juga harus memperkuat jaringan untuk memasarkan hasil produksi”. ujar Wakil Rektor UNP.

“Berharap seluruh unsur terkait dan pemerintah daerah dapat mendukung kegiatan ini,” tambah Yasri.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tim Penegakan Hukum Perda AKB Limapuluh Kota Gelar Operasi Yustisi

Forum Mahasiswa Beasiswa Tahfizh IAIN Batusangkar Terbentuk

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar