Pemerintah Kabupaten Dharmasraya Laksanakan Penyerahan Sertifikat Tanah Kepada 550 Masyarakat

Amrizal dt Rajo
Plt. Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan, menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada 550 masyarakat? pada Senin 9 November 2020 di Auditorium kantor Bupati Dharmasraya

Terkini.id, Dharmasraya – Plt. Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan, menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada 550 masyarakat yang di dampingi Kepala BPN Kabupaten Dharmasraya.

Masyarakat yang menerima sertifikat tanah tersebut berasal dari lima nagari di Dharmasraya yaitu, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Nagari Sungai Dareh, Nagari Sikabau, Nagari Siguntur dan Nagari Sipangkur, pada Senin 9 November 2020 di Auditorium kantor Bupati Dharmasraya.

Penyerahan sertifikat tanah yang merupakan program BPN Pusat dalam rangka Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tahun 2020 itu dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya.

Secara nasional, sertifikat tanah ini diserahkan kepada 1 juta masyarakat Indonesia yang tersebar di 31 provinsi dan 201 kabupaten/kota, yang penyerahannya dilakukan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara.

Pemerintah menargetkan 7 juta sertifikat tanah diberikan kepada masyarakat pada tahun 2020. Presiden berpesan kepada masyarakat penerima untuk menyimpan dengan baik sertifikat tanah.

Sertifikat tanah boleh saja digunakan, tetapi harus dikalkulasi dan uang hasil pinjaman untuk keperluan usaha.

“Jangan dipakai beli mobil, sepeda motor, belikan anak-anak HP yang mahal-mahal, itu namanya konsumtif,” ulas  Presiden. (Na)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

IAIN Batusangkar Siap Sukseskan Pilkada 2020

Pemkab Padang Pariaman Terima Kunjungan Tim Penilai Kompetensi dan Transparansi Dana Desa

KPU Goes To Campus Dilaksanakan di IAIN Batusangkar

KPK RI Tekankan 8 Area Intervensi Menjadi Aksi Pencegahan Korupsi

Bupati Solok Laksanakan FGD Pengembangan Produk Berbasis Tomat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar