Tekan Penularan Covid-19, Pemko Padang Kembali Larang Pesta Perkawinan

Plt Pemko Padang
Pemerintah Kota Padang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Larangan Pesta Perkawinan dan Batasan Bagi Pelaku Usaha di Kota Padang yang akan mulai diterapkan mulai 9 November nanti.

Terkini.id, Padang – Menimbang dengan meningkatnya penyebaran Virus Corona, Pemerintah Kota Padang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Larangan Pesta Perkawinan dan Batasan Bagi Pelaku Usaha di Kota Padang.

“Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang dengan Nomor.870.743/BPBD-Pdg/X/2020 tersebut akan mulai diterapkan pada 9 November 2020 mendatang,” ujar Wako Hendri Septa di kantornya, Selasa 13 Oktober 2020

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa menjelaskan berdasarkan SE tersebut masyarakat dilarang melaksanakan pesta perkawinan di Gedung/Convention Centre, dirumah atau tempat-tempat lainnya.

Sementara, bagi masyarakat yang ingin melaksanakan perkawinan cukup melaksanakan akad nikah di Kantor KUA, rumah ibadah, atau dirumah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Bagi masyarakat yang kedapatan melakukan pesta pernikahan maka akan dibubarkan dengan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan peundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih jauh dijelaskan Hendri, untuk Batasan Bagi Pelaku Usaha, SE wali Kota tesebut mengatur, khusus untuk restoran, rumah makan, kafe, bar dan karoeke masih diperbolehkan beroperasi dengan ketentuan kapasitas isi hanya 50 persen dari kapasitas ruangan dan tempat duduk sesuai protokol kesehatan Covid-19.

“Bagi pelaku usaha yang kedapatan melanggar ketentuan tersebut diberikan sanksi tertulis atau denda administratif paling sedikit Rp. 1.500.000 atau paling banyak Rp. 2.500.000. Larangan untuk retoran, rumah makan, kafe, bar dan karoeke sudah diberlakukan dari sekarang, ” jelas Plt Wako.

Hendri mengatakan, diberlakukan SE mulai tanggal 9 November 2020 dianggap sebagai waktu yang efektif karena pertimbangan masyarakat yang sudah jauh hari membuat rencana pesta dan telah membayar sewa tenda, cetak undangan dan lainnya.

“Kepada para camat dan lurah serta RT/RW, saya berharap untuk mensosialisasikan surat edaran Wali Kota Padang tersebut kepada masyarakat banyak. Kita tentunya tidak berharap masyarakat terkejut dan merasa tidak tahu denga adanya SE tersebut,” imbuhnya. (NA)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

IAIN Batusangkar Sepakati Kerjasama dengan Pemkab Tanah Datar

Peringati Hari Santri Nasional, Pemkab Solok dan Kementerian Agama Ikuti Upacara Bersama Secara Virtual

Dharmasraya Laksanakan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ke-5

Rektor Marjoni Imamora jadi Narasumber Blessed Friday

Kepala BKPSDM Kota Padang Lantik Ice Eryora Sebagai Pejabat Fungsional Widyaiswara Ahli Utama

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar